Search This Blog

Wednesday, 18 March 2015

JAMU TRADISIONAL TEMU LAWAK


 JAMU TRADISIONAL TEMU LAWAK
Temu lawak bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita selain berolahraga. Beberapa manfaatnya diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Menjaga Kesehatan Jantung
2. Menjaga Kesehatan Hati
3. Menjaga Kesehatan Ginjal
4. Menurunkan Lemak Pada Darah
5. Mengatasi Sakit Maag
6. Mengurangi Radang Sendi
7. Melancarkan Pencernaan
8. Mengatasi Kanker
9. Mengatasi Gangguan Ginjal

Jamu sudah sejak jaman nenek moyang kita sudah ada, termasuk temulawak banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Temulawak selama ini memang telah dikenal sebagai obat tradisional asli Indonesia yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.
Bagian Temulawak yang banyak dimanfaatkan adalah akar/rimpangnya. Akar inilah yang diolah menjadi jamu, cara pengolahannya juga berbeda-beda. 

Berikut ini merupakan manfaat dari tanaman temulawak yang baik untuk kesehatan dan penting, yuaitu:
1. Menjaga kesehatan hati
Temulawak sangat baik untuk menjaga ataupun memelihara kesehatan hati, dikarenakan ternyata temulawak mengandung katagoga. Katagoga bisa membantu hati untuk memproduksi empedu dan juga dapat memberikan rangsangan agar mengosongkan empedu.
2. Mengurangi radang sendi
Temulawak bisa  mengurangi radang sendi dikarenakan mengandung Kurkumin.
3. Menurunkan lemak darah
Manfaat temulawak selanjutnya yaitu temulawak dapat menurunkan lemak darah. Ekstrak temulawak dan juga fraksi kurkuminoid yang dihasilkan temulawak, ini bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol.

Jamu temulawak sudah banyak beredar di masyarakat, di toko obat, di tukang jamu gendong, atau juga yang sacet yang diproduksi pabrik. Jamu temu lawak merupakan warisan nenek moyang yang perlu kita jaga kelestariaanya baik resep maupun tanamannya itu sendiri sebagai bahan bakunya. Masih banyak fungsi dari tanaman obat temu lawak ini. Mari kita lestarikan, syukur-syukur kita mempunyai apotik hidup di lingkungan kita.

Tuesday, 17 March 2015

Jamu Kunir Asem

Jamu merupakan obat tradisional yang diracik dari bahan-bahan yang alami dan sudah banyak dikonsumsi oleh masyarakat di manapun berada secara turun temurun  sehingga baik untuk dijadikan pengganti obat-obatan berbahan kimia. Namun Ibu, sama halnya dengan obat, jamu juga memiliki khasiat dan pantangannya sendiri.
Akantetapi bagi seorang ibu hamil yang saat ini sedang mencari-cari suplemen alami seperti jamu untuk menunjang kesehatan mereka, sebaiknya terlebih dahulu membaca info berikut. Perlu diperhatikan dan diingat bahwa semua jamu yang baik untuk tubuh kita belum tentu baik bagi seorang Ibu yang sedang hamil, sebagai contohnya “jamu kunir asem”.
Jamu kunir asem adalah salah satu jenis jamu tradisional warnanya kuning kecokelatan, yang merupakan gabungan dari kunyit, asem, dan gula jawa, serta bahan-bahan lain yang bisasanya jamu ini bisa kita jumpai di pasar, di rumah, di jalan yang dijual oleh tukang jamu gendong ataupun gerobak atau juga bisa terdapat di kios-kios jamu. Rasanya juga tidak seperti jamu lain yang cenderung pahit, sehingga jamu kunir asem justru sering menjadi campuran jamu lain untuk mengurangi rasa pahitnya.
Jamu kunir asem tidak baik bagi ibu hamil karena salah satu khasiatnya adalah bisa memperlancar datang bulan/haid. Akan tetapi yang perlu diingat adalah meski saat melahirkan menjadi lancar, jamu kunir asem sebaiknya tidak diminum secara sering saat hamil, terutama pada awal-awal masa kehamilan. Khasiatnya yang sebagai peluruh haid dikhawatirkan bisa menggugurkan kandungan yang masih sangat muda.

Popular Posts